Follow IG @farida_271

Wednesday, September 9, 2020

KAMU ALERGI DINGIN? MUNGKIN INI BISA JADI SOLUSINYA.


Alergi itu kayak penyakit musiman, suka muncul tidak kenal waktu dan tempat. Ada banyak macam alergi yang ada di dunia ini, dan tidak menutup kemungkinan juga banyak di derita oleh manusia dibelahan bumi manapun.

Lalu apa alergi itu sendiri?

Berdasarkan www.alodokter.com Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda tertentu, yang seharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lain. Reaksi tersebut dapat muncul dalam bentuk pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Menghindari hal-hal yang bisa memicu alergi adalah pencegahan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya reaksi alergi. Jika alergi makan udang ya sebaiknya dihindari makan udang, alergi makan kacang tanah ya sebaiknya memang harus menghindari segala macam olahan makanan dengan bahan dasar kacang tanah.

Lalu bagaimana jika kita alergi terhadap udara dingin atau alergi dingin?

Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi.

Kita tidak bisa menghindari cuaca dingin, jadi saat cuaca dingin ya mau tidak mau kita harus rela tubuh kita bereaksi. Biasanya kalau aku bersin sepanjang pagi, sampai kira matahari sudah tinggi atau sekitar jam 8 atau jam 9 pagi, bersin otomatis akan berhenti sendiri. lucu ya? kalau kata almarhum ibu kalau aku setiap pagi bersih terus-terusan selalu bilang seperti ini “Kuwi umbel mu kok ora enthek-enthek” (“itu ingus mu kok tidak habis-habis), jadi kangen sama ibu. Alfatihah untuk ibu di sana.

Aku baru menyadari kalau aku alergi dingin adalah sejak pindah dari Malang dan balik ke Pacitan. Padahal Malang lebih dingin daripada di Pacitan. Ternyata ini dipengaruhi oleh kebiasaan mandi yang aku lakukan.

Apa hubungannya kebiasaan mandi dengan alergi dingin yang aku derita?

Waktu di Malang, aku mandi pagi pasti sebelum jam 7 pagi, karena memang harus kuliah, sementara kalau sore pasti sekitar jam 4 sore aku sudah mandi, karena kalau lebih dari jam 4 sore makin dingin udaranya. Dan ketika di Pacitan semua kebiasaan itu berubah, mandi pagi pasti lebih dari jam 10 pagi dan sorenya pasti menjelang magrib atau seringnya nunggu adzan magrib berkumandang.

Kemudian, kakak laki-lakiku bilang alergi dingin obatnya cuma satu yaitu kalau mandi sebelum matahari terbit atau sebelum matahari terbenam. Dan itu berat kawan-kawan. Akhirnya aku buat jadwal sendiri mandi pagi sebelum jam 9 pagi harus sudah mandi, sementara kalau sore sebelum jam 5 sore harus sudah mandi sore juga. Dan alhamdulilah hal itu aku rutinkan aku jarang bersin-bersin di pagi hari.

Kalau kalian alergi dingin, coba cek kebiasaan mandi kalian dan rubah siapa tahu bisa berhasil. Tapi ini harus rutin dilakukan ya, jadi gak hanya sekali dua kali saja harus dijadikan kebiasaan.

Karena aku orangnya termasuk sulit untuk minum obat dan lebih cenderung mengindari segala macam bentuk obat-obatan. Waktu itu Bapak pernah menyakan perihal kebiasaan aku bersih di pagi hari kepada seorang praktisi herbal di Pacitan, beliau bilang katanya aku kurang olahraga. Waktu bapak cerita, aku cuma bisa senyum-senyum gak jelas. Karena aku memang paling tidak suka dengan olahraga.

Jadi kalau kalian juga mengalami alergi dingin, mungkin bisa dicoba untuk lebih sering berolahraga, katanya praktisi tersebut paling baik adalah olahraga di pagi hari, bisa sekedar jalan kaki atau lari-lari kecil di sekitaran rumah.

Kalau dua hal di atas merupakan bagian dari salah satu tindakan pencegahan, lalu bagaimana kalau sedang mengalami gejala alergi alias bersih-bersin sepanjang pagi?

Inilah beberapa hal yang aku lakukan saat gejala bersin-bersin itu muncul :

Gambar oleh Pexels dari Pixabay

Biasanya aku mengalami gejala bersin-bersin itu pagi hari menjelang subuh. Mungkin beberapa orang pasti bilang “Pakai jaket yang tebal, atau pakai selimut yang tebal.”  Dua hal itu gak berlaku untuk saya, karena yang dingin menurut aku adalah bagian dalam tubuh, bukan di kulit luarnya. Jadi mau guling-guling di kasur pakai selimut tebal juga tidak mempan. Lalu apa yang biasa aku lakukan? Aku segera bangun menjauh dari kasur dan lakukan aktivitas, entah itu sekedar menyapu lantai, atau nulis atau apapun itu, intinya gerakkan tubuh biar terasa hangat.

Kalau sudah muncul matahari pagi, segera berjemur ini ampuh banget untuk penderita flu. Kalau badan sudah terasa hangat maka otomatis mbeler nya hidung juga akan semakin berkurang. Biasanya aku kalau sudah siang tapi masih bersin-bersin itu berarti bersin flu, yang harus segera ditangani.

Gambar oleh <a href="https://pixabay.com/id/users/LeandroDeCarvalho-2623015/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1454744">Leandro De Carvalho</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1454744">Pixabay</a>
Gambar oleh Leandro De Carvalho dari Pixabay

Coba saja, siapa tahu berhasil juga.  Ini berdasarkan pengalaman pribadi saja, dan bisa saja tiap orang akan mengalami reaksi atau solusi yang berbeda juga.

Kalau kalian juga alergi dingin, silahkan berbagi juga kepada teman-teman siapa tahu bisa saling membantu. Terimakasih.








No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak. j