Follow IG @farida_271

Thursday, July 2, 2020

TIGA PONSEL JADUL YANG PERNAH MENEMANI HARI - HARIKU.


Perkembangan ponsel (telepon seluler) sangat cepat. Semua merk ponsel saling bersaing untuk mendapatkan hati para customer. Selalu ada model baru dengan fasilitas yang baru pula. Semua bertujuan untuk memberi kemudahan dan kenyaman bagi si pemakai ponsel.
Perbandingan ponsel sekarang dengan dahulu sangat signifikan dan memang terlihat sekali. Dari segi fisik dan fasilitasnya juga sangat berbeda.

Kalau ponsel dulu jangankan untuk internetan, nada deringanya bisa pakai lagu mp3 aja sudah merasa keren. Karena dulu ponsel memang benar-benar buat alat komunikasi. Komunikasi pesan dengan sms, kalau mau ngobrol ya tinggal telephon. Seiring dengan perkembangan zaman sekarang duniapun bisa dalam genggaman saat kau memegang ponselmu.

Dan inilah tiga ponsel jadul yang pernah menemani masa-masa mencari jati diri dan masa hura-hura :
  • Siemens C55
Pernah dengar merk ponsel ini nggak? Kalau pernah dengar merk ini bisa dipastikan kita kurang lebih seumuran.
Siemens C55 menjadi ponsel pertama aku. Warnanya silver dan warna layarnya berwarna orens. Ini termasuk ponsel yang tahan banting. Sempat berkali-kali jatuh tapi alhamdulilah masih aman.
Seberapa lama aku memakai ponsel ini? aku lupa berapa lama memakai siemens C55 ini.
sumber : http://mobile-arsenal.com


  • Sony Ericsson K220
Setelah Siemens C55 aku dibelikan oleh kakak ponsel baru yaitu Sony Ericsson. Di belikannya di Surabaya itu kalau tidak salah di WTC, yang katanya pusat ponsel ada di situ.
Seri ini sudah ada kameranya meskipun masih kamera VGA . Keypadnya enak di pakai buat ngetik sms kalau kata teman-teman bunyi cethuk-cethuk tapi empuk. Volumenya juga keras dibandingkan merk lainnya. Aku sempat melakukan dua kali flash untk sony ericsson ini. Kata orang counter karena terlalu sering ganti sim card yang beda provider. Dan katanya juga kalau ponsel sudah pernah diflash juga tidak akan lama. Dua kali dalam dua minggu aku flash ke counter ponsel, kalau tidak salah biayanya dulu sekitar Rp. 10.000,- untuk sekali flash.  Dan akhirnya karena itulah aku membeli ponsel yang baru. 
Barusan aku dapat info dari kakak aku, ternyata dia sempat pakai ponsel ini. Jadi setelah aku beli baru ponsel ini dipakai kakak ku dan kemudian dia jual ke temannya seharga Rp 150.000- dan ajaibnya cuma sekali melakukan flash. 

sumber : www.gsmarena.com


  • Nokia 2330 Classic
Kalau dua ponsel sebelumnya sudah tidak diketahui batang hidungnya, kalau yang ini masih aku pakai sampai sekarang. Nomer utama aku letakkan dalam ponsel ini, sedangkan untuk paketan data internetan aku pakai nomer lain.
Aku ingat dulu ini aku beli baru di Malang, di salah satu ruko di daerah Tlogo Mas. Harganya masih sekitar 300.000an. Ponsel ini dirilis sekitar tahun 2009 jadi sudah 11 tahun usia ponsel aku ini.
Yang ponsel ini sudah lebih canggih daripada dua ponsel sebelumnya. Sudah bisa dipakai internetan, bisa menyimpan mp3 dan ada kameranya. Kameranya bukan lagi kamera VGA. dan sudah ada blutoothnya. 
Tapi akhir-akhir ini ponsel ini sering eror, tiba-tiba sinyal ilang dengan sendirinya dan nanti muncul lagi. entah aku tidak tahu karena apa.
Itulah tiga ponsel yang pernah aku pakai. Untuk mendamping kinerja nokia 2330 ini aku sempat memakai ponsel nokia tipe C3 dan samsung corby sebelum ketemu dengan ponsel jenis samsung galaxy yang menjadi trend kala itu.
Kalau kamu ponsel jadul apa yang pernah kamu pakai?




2 comments:

  1. Dari dulu sejak pertama punya HP selalu merk Nokia tapi lupa tipe apa hihi baru pas kuliah pindah ke BB, Samsung 2x dan sekarang sudah mantap sama Xiaomi hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi hi, pantas memang kalau disebut dengan ponsel sejuta umat. karena memang sebagian besar pasti pernah punya ponsel merk nokia.....

      Delete

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak. j